Gooners

Gooners

Minggu, 06 November 2011

LAUT INDONESIA


Laut adalah kumpulan air asin dalam jumlah yang banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau. Indonesia merupakan negara dengan perairannya yang banyak sehingga Indonesia dijuluki sebagai negara maritim. Air yang terdapat dilaut juga bergelombang yang sering di sebut ombak. Ombak tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana olah raga seperti surfing, bananaboot dll. Laut selalu dikelilingi pantai , pengertian pantai sendiri adalah daratan yang mengelilingi lautan yang biasanya permukaannya berupa pasir. Eksosistem alami yang biasanya terdapat di pesisir laut adalah antara lain, terumbu karang, hutan mangrove, padang lamun, pantai berpasir, pantai berbatu, formasi pascaprea, estuari, laguna dan delta. Sedangkan ekosistem buatan antara lain, kawasan pariwisata, pelabuhan dan pusat-pusat pendaratan ikan, areal budidaya dan kawasan pemukiman masyarakat
Didalam laut juga terdapat kehidupan bagi para binatang laut diantaranya ikan, ubur-ubur, lobster laut, kepiting, bintang laut, rumput laut dan lain-lain. Di laut terdapat ikan konsumsi bernilai ekonomis tinggi diantaranya ikan pelagis besar seperti Cakalang (Katsuwonus pelamis), Tuna (Thunnus spp), Tongkol (Euthynnus spp) dan jenis-jenis iklan pelagis kecil seperti Kembung (Rasralliger), Layang (Decapterus), Tembang (Sardinella spp), Selar (Selaroides spp) dan beberapa jenis iklan pelagis ekonomis lainnya yang ditangkap oleh masyarakat nelayan disekitar perairan pantai. Beberapa jenis demersal yang diusahakan oleh masyrakat nelayan dan pengusaha perikanan antara lain Kerapu (Ephinephelus spp), Lolosi (Caesio spp), Beronang (Siganus spp), Kakatua (Scars spp), Kakap (Lates spp) serta jenis-jenis lainnya yang belum dikomersilkan dan masih terbatas pada konsumsi masyarakat. jenis-jenis sumberdaya ikan, beberapa jenis sumberdaya bernilai ekonomis tinggi dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, seperti Krustacea, Teripang Telur (holothuroidea), Molusca dan Rumput Laut.
Laut selalu menawarkan parnorama alam yang sangat indah terlebih saat petang, saat matahari ingin tenggelam, dari pantai pemandangan itu akan terlihat sangan bagus sekali. namun tidak hanya keindahan yang dapat disuguhkan oleh laut, laut juga dapat menjadi maut bagi para pengunjungnya. tak sedikit orang yang tergulung ombak hingga meninggal dan masih banyak kecelakaan yang terjadi diakibatkan laut seperti digigit binatang buas, terbentur batu karang, dan tenggelam. laut juga merupakan tempat mencari nafkah bagi para nelayan, hanya dilaut lah nelayan dapat mendapatkan ikan yang banyak dan segar. tapi tidak hanya ikan sekarang yang diburu oleh nelayan masih banyak yang lainnya seperti penyu, lobster, rumput laut dan lain-lain.

Syukur


Dari yakinku teguh
Hati ikhlasku penuh
Akan karuniamu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
Kehadirat-Mu Tuhan
Dari yakinku teguh
Cinta ikhlasku penuh
Akan jasa usaha
Pahlawanku yang baka
Indonesia merdeka
Syukur aku hanjukkan
Ke bawah duli tuan
Dari yakinku teguh
Bakti ikhlasku penuh
Akan azas rukunmu
Pandu bangsa yang nyata
Indonesia merdeka
Syukur aku hanjukkan
Kehadapanmu tuan..
Lagu Syukur termasuk jenis la­gu himne (gita puja), pujian kepada Tuhan, merupakan lagu pertama ciptaan Mutahar dan untuk pertama kalinya diperkenalkan kepada khayalak ramai pada Januari 1945. Itu berarti beberapa bulan menjelang Proklamasi RI (17 Agustus 1945) yang diumumkan oleh Soekarno-Hatta, Mutahar ingin mengungkapkan magnifikasi (pernyataan pujian) yang agung ke seluruh penjuru tanah air lewat lagu Syukur itu. Tembang dengan syair yang bernuansa magnificant ini mau menegaskan kepada kita bahwa tanah air Indonesia yang sebentar lagi akan merdeka ada­lah sebuah karunia Tuhan.

"Dari yakinku teguh, hati ikhlasku penuh, akan karuniaMu
Tanah air pusaka, Indonesia Mer­deka, syukur aku sembahkan ke hadi-rat-Mu Tuhan".
® Makna dari syair lagu tersebut adalah ungkapan syukur yang teguh dan ikhlas atas kemerdekaan yang diberikan Tuhan kepada Bangsa Indonesia.
Makna yang dalam serta nilai musikal yang kuat dalam lagu himne Syukur ini seringkali membuat banyak orang terenyuh dan terpesona bahkan mencucurkan air mata ketika dinyanyikan kelom­pok paduan suara dengan penuh pen-jiwaan. Tak heran lagu berwatak serindai ini selalu menjadi salah satu lagu utama (prime song) pada parade lagu-lagu perjuangan perayaan 17 Agustus atau hari besar nasional lainnya. Wawasan kebangsaan dan tema ke­merdekaan selalu terdepan dalam de-rap perjuangan bangsa Indonesia ma­sa pra kemerdekaan. Itulah sebabnya seorang Mutahar tahu betul dan yakin bahwa tanpa pengorbanan putra-putri terbaik bangsa (para pahlawan) dimedan perang, niscaya kemerdekaan itu berhasil direngkuh dan direbut dari tangan    penjajah    sebagaimana    ia daraskan pada bait kedua:

"Dari yakinku teguh, cinta ikhlasku penuh, akan jasa usaha
Pahlawanku yang baka, Indonesia Merdeka, syukur aku hunjukkan, ke bawah duli tuan."
®Makna dari syair lagu tersebut adalah ucapan terima kasih yang sangat dalam kepada para pejuang yang telah berkorban harta maupun nyawa demi kemerdekaan Bangsa Indonesia.
Dia menutup syair-syair lagunya itu dengan sebuah apresiasi pada Gerakan Pramuka Indonesia, Ia melihat inst-itusi kepramukaan itu tidak sekadar sebuah organisasi pemuda/i tapi lebih dari itu sebuah model perjuangan bang­sa menuju kemerdekaan dengan satu prinsip perjuangan yaitu kerukunan.


"Dari yakinku teguh, bakti ikhlasmu penuh, akan azas rukunmu.
Pandu bangsa yang nyata, Indone­sia merdeka, Syukur aku hunjukkan, ke hadapanmu tuan"
®Makna dari syair lagu tersebut adalah ucapan terima kasih yang sangat dalam kepada para pejuang yang telah berkorban harta maupun nyawa demi kemerdekaan Bangsa Indonesia.
Lagu-lagu Indonesia masa sebelum kemerdekaan masuk kategori musik perjuangan dengan penekanan pada aspek sosial dan politik, berbicara ten-tang identitas dan kesatuan bangsa, merefleksi kembali fase-fase berat ma­sa lalu, bertutur tentang korban berja-tuhan di medan perang. Jadi termi-nologi untuk musik/lagu-lagu perjuang­an masa itu disebut "musik fungsional" atau "musik berguna" dengan tujuan utama pada makna dan isi teks, mudah dicerna, gampang dinyanyikan oleh semua lapisan masyarakat.
Di tahun 1946 Mutahar berhasil menggubah lagu mars Hari Kemerde­kaan yang berkarakter brio (bersema-ngat) sehingga selalu dinyanyikan de­ngan semangat pula (con brio). Sedang-kan judul-judul seperti Gembira, Tepuk Tangan Silang-silang, Mari Tepuk, Slamatlah, Jangan Putus Asa, Saat Berpisah dan Pramuka adalah deretan lagu anak-anak ciptaan Mutahar. Inilah sosok seorang Mutahar. Potret musikus ulung yang rada tenggelam dalam keruwetan negeri ini. Ketika bangsa ini merayakan usia emas 50 tahun (1995) sekali lagi ia diberi kepercayaan oleh pemerintah pusat untuk menggubah lagu khusus yang berjudul "Dirgahayu Indonesiaku" sebagai lagu resmi ulang tahun kemerdekaan ke-50 RI. Inilah karyanya yang terakhir sebe­lum ia tutup usia. Mutahar memang telah tiada, namun lagu-lagunya akan hidup sepanjang masa, sebab itulah hakekat seni 'ars longa, vita brevis" kata adagium Latin.